Selamat Datang dan Salam Hangat Dari Kami Atas Kunjungan Anda Di Website Resmi Desa Barangka >>>> .:. Ayo Ke Barangka .:.

Artikel

Ingat Ya...Bulan Ini Bukan Bulan Biasa, Karena....

06 Mei 2019 21:35:02 Administrator Teras Ramadhan

Barangka.com – Sejak ditetapkan tanggal 5 Mei 2019 dalam sidang isbat di Kementrian Agama RI, Alhamdulillah kita telah memasuki bulan suci Ramadhan dan baru saja kita menyelesaikan puasa hari pertama dan menyongsong hari-hari berikutnya di bulan suci Ramadhan 1440H. Dengan tidak mengurangi rasa hormat, pada kesempatan ini kami mengingatkan kembali bahwa “Bulan ini….ya bulan Ramadhan….adalah bukan bulan biasa”, karena di dalamnya begitu banyak keistimewaan yang tidak akan kita jumpai di sebelas bulan lainnya. Oleh karena itu perlu adanya kesadaran diri untuk memanfaatkan bulan yang agung ini menjadi berkesan dan memberikan dampak bagi perbaikan dalam diri kita masing-masing khususnya penghambaan/ketaatan kita kepada Allah SWT.

Berikut sejumlah keistimewaan bulan suci Ramadhan yang tidak dijumpai pada bulan-bulan lainnya:

Sesungguhnya Allah Ta’ala mengkhususkan bulan Ramadhan di antara bulan-bulan lainnya dengan keutamaan yang agung dan keistimewaan yang banyak. Allah Ta’ala berfirman,

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu yang hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu. Dan barangsiapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain” (QS. Al-Baqarah [2]: 185).

Di dalam ayat yang mulia ini, Allah Ta’ala menyebutkan dua keistimewaan bulan Ramadhan yang agung, yaitu:

Keistimewaan pertama, diturunkannya Al-Qur’an di dalam bulan Ramadhan sebagai petunjuk bagi manusia dari kegelapan menuju cahaya. Dengan kitab ini, Allah memperlihatkan kepada mereka kebenaran (al-haq) dari kebatilan.  Kitab yang di dalamnya terkandung kemaslahatan (kebaikan) dan kebahagiaan (kemenangan) bagi umat manusia, serta keselamatan di dunia dan di akhirat.

Keistimewaan ke dua, diwajibkannya berpuasa di bulan tersebut kepada umat Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, ketika Allah Ta’ala memerintahkan hal tersebut dalam firman-Nya (yang artinya),” Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu” (QS. Al-Baqarah [2]: 185)

Puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam [1], di antara kewajiban yang Allah Ta’alawajibkan, dan telah diketahui dengan pasti bahwa puasa Ramadhan adalah bagian dari agama, serta berdasarkan kesepakatan (ijma’) kaum muslimin. Barangsiapa yang mengingkarinya (kewajiban puasa Ramadhan), maka dia telah kafir.

Barangsiapa yang  berada di negeri tempat tinggalnya (mukim atau tidak bepergian) dan sehat, maka wajib menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Sebagaimana firman Allah Ta’ala (yang artinya),” Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu” (QS. Al-Baqarah [2]: 185) Dan barangsiapa yang bepergian (musafir) atau sakit, maka wajib baginya mengganti puasa di bulan yang lain, sebagaimana firman Allah Ta’ala (yang artinya), “Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain” (QS. Al-Baqarah [2]: 185)

Dari sini jelaslah bahwa tidak ada keringanan untuk tidak berpuasa di bulan tersebut, baik dengan menunaikannya di bulan Ramadhan atau di luar bulan Ramadhan kecuali bagi orang yang sudah tua renta atau orang sakit yang tidak diharapkan kesembuhannya. Kedua kelompok tersebut tidaklah mampu berpuasa, baik di bulan Ramadhan atau di luar bulan Ramadhan. Bagi keduanya terdapat hukum (aturan) lain yang akan datang penjelasannya, in syaa Allah.

Dan termasuk di antara keutamaan bulan Ramadhan adalah apa yang dijelaskan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam shahihain dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ، وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ

“Jika bulan Ramadhan tiba, maka dibukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu-pintu neraka, dan setan-setan dibelenggu” [2]

Hadits ini menunjukkan atas keistimewaan yang agung dari bulan yang penuh berkah ini, yaitu,

Pertama, dibukanya pintu-pintu surga di bulan Ramadhan. Hal ini karena banyaknya amal shalih yang disyariatkan di bulan tersebut yang menyebabkan masuknya seseorang ke dalam surga. Sebagaimana firman Allah Ta’ala,

ادْخُلُوا الْجَنَّةَ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

“Masuklah kamu ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan” (QS. An-Nahl [16]: 32).

Kedua, ditutupnya pintu-pintu neraka di bulan ini, disebabkan oleh sedikitnya maksiat yang dapat memasukkan ke dalam neraka, sebagaimana firman Allah Ta’ala,

فَأَمَّا مَنْ طَغَى (37) وَآثَرَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا (38) فَإِنَّ الْجَحِيمَ هِيَ الْمَأْوَى (39)

“Adapun orang yang melampaui batas, dan lebih mengutamakan kehidupan dunia, maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal(nya)” (QS. An-Nazi’at [79]: 37-39).

Dan juga firman Allah Ta’ala,

وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَإِنَّ لَهُ نَارَ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا

“Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan rasul-Nya, maka sesungguhnya baginyalah neraka jahannam, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya” (QS. Jin [72]: 23).

Ketiga, setan-setan dibelenggu di bulan Ramadhan. Setan tidak mampu untuk menggoda (menyesatkan) manusia, menjerumuskan manusia dalam kemaksiatan, atau memalingkan manusia dari amal shalih, sebagaimana yang setan lakukan di selain bulan Ramadhan. Tercegahnya manusia -di bulan yang penuh berkah ini- dari melakukan berbagai hal yang keji merupakan rahmat untuk kaum muslimin, sehingga mereka pun memiliki kesempatan untuk mengerjakan berbagai amal kebaikan dan menghapus dosa-dosa mereka.

Keistimewaan ke tiga:  Surga Ar Royyan sebagai balasan bagi yang berpuasa di bulan Ramadhan

Dari Sahl bin Sa’d ra. bahwa Nabi Muhammad saw. bersabda, “Sesungguhnya di surga ada satu pintu yang disebut Ar Royyan. Itulah pintu yang pada hari kiamat dikhususkan bagi orang-orang yang berpuasa.” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Keistimewaan ke Empat: Dilipat gandakannya pahala dari setiap amalan

 

Allah menjanjikan pahala yang berlipat bagi setiap amal kebaikan yang dikerjakan di bulan ini, khususnya amal puasa dan umumnya amal-amal sunah yang dikerjakan bersamanya. Dalam salah satu hadis, Rasulullah saw. mengabarkan bahwa barang siapa yang mengerjakan amalan sunah, nilainya sama dengan amalan wajib. Sementara itu, barang siapa yang melakukan amalan wajib, nilainya sama dengan melakukan 70 amalan wajib di bulan lain.

“…. Barang siapa pada bulan itu mendekatkan diri (kepada Allah Swt.) dengan satu kebaikan, ia seolah-olah mengerjakan satu ibadah wajib di bulan lain. Barang siapa mengerjakan satu perbuatan wajib, ia seolah-olah mengerjakan 70 kebaikan di bulan lain….” (H.R. Al Uqaili, Inu Huzaimah, Al Baihaqi, Al Khaib dan Al Asbahani)

Barangsiapa yang memberi buka puasa untuk seorang yang berpuasa, maka diampuni dosanya dan dibebaskan dari api neraka, dan baginya pahala orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut sedikit pun.

Keistimewaan Ke Lima : Dosa-dosa diampuni

Keutamaan puasa Ramadhan selanjutnya adalah berlimpahnya ampunan dari Allah Swt. Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan. Pada bulan ini, kemurahan Allah berlimpah untuk hamba-hamba-Nya yang beriman. Allah berkehendak memberikan ampunannya pada mereka yang bersungguh-sungguh mengharap ampunan dari-Nya, yakni orang-orang yang beriman dan mengerjakan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan. Dalam salah satu hadis, Rasulullah saw. Bersabda, “Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah Swt., dosa-dosanya di masa lalu pasti diampuni.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Semua keistimewaan, kebaikan, berkah, dan anugerah ini diberikan untuk kaum muslimin dengan datangnya bulan yang penuh berkah ini. Oleh karena itu, hendaklah kaum muslimin menyambut bulan ini dengan kegembiraan dan keceriaan, memuji Allah yang telah mempertemukannya (dengan bulan Ramadhan), dan meminta pertolongan kepada-Nya untuk dapat berpuasa dan mengerjakan berbagai amal shalih di bulan Ramadhan.

Masih banyak keistimewaan lain bulan Suci Ramadhan, tetapi nanti kita ulas di lain kesempatan.

Jadi....Ingat sekali lagi Bulan ini Bukan Bulan Biasa, Oleh karenanya semangatnya pun harus lebih kuat dibanding bulan-bulan lainnya, jangan sampai kita lalai dan melalui bulan yang agung ini tanpa memberikan perubahan pada diri kita. Tidak ada jaminan bagi kita untuk bisa bertemu dengan Ramadhan berikutnya. Jadikanlah Ramadhan kali ini seolah-oleh menjadi Ramadhan terakhir dalam hidup kita. Amin Ya Robbal'Alamin.....

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Temukan Kami Di Facebook

Layanan E - LAPOR

    Silakan datang atau hubungi operator desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Aparatur Desa

Wilayah Desa

Agenda

Lokasi Kantor Desa

Alamat Jl. Poros Kapontori, Kode Pos 93755, Laman: https://barangka.com
Desa Barangka
Kecamatan Kapontori
Kabupaten Buton
Kodepos 93755
Telepon +085341926998
Email

Peta Desa

Sinergi Program

Arsip Video




Statistik Penduduk

LAKI-LAKI
1 Jiwa 
PEREMPUAN
0 Jiwa 

Komentar Terkini

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Info Media Sosial